padanginfo.com-AGAM- Kamis pagi 3 April 2025 Gunung Marapi (2.891 MDPL) yang berada di dua wilayah, Kabupaten Agam dan Tanah Datar erupsi lagi. Erupsi terjadi pada pukul 07.10 WIB dan berlangsung lebih 30 menit.
Laporan jurnalis padanginfo.com yang sedang mudik di Sungaipua, erupsi diawali dengan bunyi dentuman sebanyak dua kali. Tak lama kemudian terlihat gelombang awan keluar dari puncak kawah.
Sejumlah warga dan perantau yang masih berlibur lebaran di rumah kerabat mereka mengabadikan melalui kamera ponsel gelombang awan yang bergerak. Keindahan kasat mata gelombang awan berwarna kelabu terlihat jelas.
Di Balai Panjang (pasar Sungaipua). Erupsi Gunung Marapi jadi tontonan menarik warga. Apalagi Kamis ini adalah hari pasar.
Hingga berita ini diturunkan situs dari pusat pencatat gempa Gunung Marapi belum disiarkan. Perkiraan kasat mata, ketinggian gelombang abu vulkanik mencapai 350 meter, bergerak ke arah Timur, arah Kabupaten Tanah Datar.
BMKG sendiri, sejak erupsi pertama 3 Desember 2023 yang menewaskan 24 pendaki, tercatat erupsi Gunung Marapi telah terjadi sebanyak 414 kali. Selama Idul Fitri, tercatat 19 kali erupsi.
Gunung Marapi saat ini berstatus Level III (Waspada). BMKG sejak awal telah mengeluarkan peringatan.
1. Masyarakat di sekitar G. Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) G. Marapi.
- 2. Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Marapi agar tetap mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
- 3. Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).
4. Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
5. Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan G. Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas G. Marapi.
6. Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi G. Marapi melalui website Badan Geologi https://geologi.esdm.go.id, website PVMBG https://vsi.esdm.go.id, website Magma Indonesia https://magma.esdm.go.id, aplikasi Magma Indonesia yang dapat diunduh di Google Playstore, atau melalui media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram @pvmbg_). (*/in).